Teleponnya Disadap, Kepala IAEA Tuding AS Langgar Privasi
Senin, 20 Des 2004 14:15 WIB
Jakarta - Agen intelijen AS menyadap percakapan via telepon yang dilakukan kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Mohamed ElBaradei. Menanggapi hal ini, pemimpin badan pengawas nuklir PBB itu menyatakan bahwa yang dilakukan AS merupakan pelanggaran privasinya.Kepada stasiun televisi Al Arabiya, ElBaradei mengungkapkan bahwa dirinya tidak punya rahasia yang harus ditutup-tutupi. "Sayang sekali jika ini benar, maka ini merupakan pelanggaran kebebasan individu dan hak-hak privasi serta lebih penting lagi hak-hak organisasi internasional untuk bekerja dengan independen," tukas ElBaradei."Akan tetapi jika orang ingin mendengarkannya, silakan dengarkan. Saya tidak ada sesuatu yang harus disembunyikan," tandasnya seperti diberitakan Reuters, Senin (20/12/2004).Harian Washington Post belum lama ini memberitakan, pejabat-pejabat intelijen AS telah memonitor percakapan telepon antara ElBaradei dengan pejabat-pejabat Iran. Itu dilakukan untuk mencari bukti-bukti kesalahan yang bisa digunakan untuk menggulingkan ElBaradei.Seakan mengabaikan penolakan Washington terhadap dirinya, ElBaredi baru-baru ini mengumumkan bahwa dirinya akan kembali mencalonkan diri sebagai kepala IAEA untuk periode jabatan ketiga. Ia telah menduduki posisi tersebut sejak tahun 1997 dan pemilihan pemimpin baru badan dunia tersebut akan digelar pada tahun 2005 mendatang."Saya memutuskan untuk meneruskan pekerjaan saya karena negara-negara datang kepada saya untuk meminta saya terus. Ini artinya mereka setuju dengan kebijakan-kebijakan saya yang didasarkan pada netralitas dan independensi," tuturnya.
(ita/)











































