"Mungkin Pak Suaidi salah tafsir terhadap Pak SBY. Dikira Pak SBY nggak suka Prabowo soal penyitaan aset asing itu (pernyataan di situs Youtube-red). Padahal Prabowo sudah membantah," tutur Anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok saat dihubungi, Kamis (22/5/2014).
Mubarok menyatakan, justru sebagian peserta Rapimnas PD mendukung pencapresan Prabowo, dan tak satupun peserta Rapimnas mendukung Jokowi. Namun karena sebagian besar menginginkan agar PD netral, maka SBY mengambil sikap.
"Oleh karena itu Pak SBY ambil sikap netral," tutur Mubarok.
Lantas apa konsekuensi yang bakal dikenakan ke Suaidi? "Saya kira akan ada peringatan saja kepada Pak Suaidi," kata Mubarok.
Mubarok menyandarkan penyataannya ke pernyataan Ketua Harian PD Syarief Hasan yang menginstruksikan agar segenap kader tidak membuat komitmen dukungan terlebih dahulu kepada kubu salah satu capres.
"Pak Syarief sudah mengingatkan, kalau hadir (dalam acara salah satu capres) nggak apa-apa, tapi jangan buat komitmen," tuturnya.
Melihat adanya dukungan ke Prabowo dalam Rapimnas, akankah PD berhenti bersikap netral dan menentukan arah koalisinya? " Nanti Pak SBY akan memberi arahan pada waktunya," jawab Mubarok.
(dnu/trq)










































