Memang Ical mengambil keputusan di Rapimnas Golkar memperpanjang masa kepemimpinannya sehingga Munas baru digelar tahun 2015 kelak. Namun melihat situasi terkini pasca Pileg yang kurang menggembirakan para senior Golkar pun berani bermanuver.
Gagasan ini muncul dalam pertemuan yang diprakarsai 3 ormas sayap pendiri Golkar yakni Soksi, MKGR, dan Kosgoro. Sejumlah senior Golkar hadir di pertemuan yang digelar di Hotel JW Marriott, Jakarta, Rabu (21/5/2014) malam ini.
"Kami ingin selalu dorong segala sesuatunya sesuai AD/ART, termasuk masa jabatan dan periodisasi 5 tahun, berarti tahun ini diadakan (Munas). Ini sudah diingatkan, kalau tidak dilakukan pada waktunya legitimasinya dipertanyakan dan menimbulkan pertanyaan," kata Waketum Golkar yang juga Ketua Ormas Kosgoro, Agung Laksono.
Pemikiran tersebut, menurut Agung, datang dari para senior Golkar. Ide semacam ini datang karena Golkar harus kembali ke AD/ART.
"Minggu pertama Oktober," ingat Agung lagi.
Namun Agung tak mau disebut mendorong percepatan Munas. Dia hanya ingin menempatkan semuanya sesuai aturan.
"Sesuai aturan. Kalau cari-cari akal-akalan. Akan tegang terus," pungkasnya.
(van/vid)











































