Tak Terpilih Jadi Ketum Golkar, Akbar Akan Terbang ke AS
Senin, 20 Des 2004 11:58 WIB
Badung -
Apa yang akan dilakukan oleh Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung setelah tak masuk dalam kepengurusan DPP Partai Golkar? Akankah karier politiknya benar-benar berakhir, setelah tak terpilih menjadi ketua umum partai berlambang pohon beringin ini.Usai pemilihan ketua umum Partai Golkar, dengan kemenangan dipihak kubu Jusuf Kalla, Akbar menggelar konperensi pers. Saat itulah, wartawan menanyakan apa yang akan dilakukan Akbar Tandjung, yang sudah puluhan tahun berkiprah di politik. Apakah akan tetap terjun ke dunia politik atau pindah ke tempat lain.Akbar mengatakan, belum memikirkan kegiatan apa yang akan dilakukan setelah tak masuk dalam kepengurusan Partai Golkar. "Dipolitik saya sudah mengabdikan diri. Dari posisi menteri, ketua parpol sampai Ketua DPR sudah. Tapi untuk politik tak bisa dikatakan selesai, bisa saja di luar parpol," ujarnya kepada wartawan di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung Bali, Minggu (19/12/2004) kemarin.Lebih lanjut, Akbar mengatakan, kegiatan yang sudah direncanakan dalam waktu dekat menengok anaknya yang berada di Amerika Serikat. "Saya akan menengok anak saya yang kebetulan belajar di AS. Mereka sedang libur. Nanti diperjalanan saya akan diskusi dengan istri, apa yang bisa saya lakukan ke depan," kata Akbar.Menebak langkah Akbar ke depan memang tak mudah. Maklum saja, Akbar sudah puluhan tahun bergelut di pentas politik. Sudah jatuh bangun, sejak akhir masa pemerintahan Soeharto, Presiden Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati sampai Persiden Susilo Bambang Yudhoyono. Berbagai posisi pernah ia dapatkan. Bahkan pada masa-masa sulit, seperti saat menjadi terdakwa kasus Bulog. Tapi Akbar seakan tak ada habisnya. Tak heran jika ia dikenal sebagai politisi "belut", karena licin dan selalu selamat meski pemerintahan terus berganti.Nah. kini Akbar benar-benar sudah tak mendapatkan posisi apapun. Baik di pemerintahan, partai politik, maupun legislatif. Benarkah akan berakhir di sini? Berbagai isu sempat beredar dari kalangan orang-orang dekat Akbar. "Saya dengat Bang Akbar akan membuat lembaga baru, semacam Akbar Center, tapi belum ada kepastian," ujar salah seorang kawan Akbar.Isu lain yang tak kalah sedap dihembuskan oleh kalangan muda. "Ada ide Akbar akan diajak bergabung ke PDIP. Ia kan dekat dengan Mega dan Taufik Kieamas. Tapi gak tahu untuk posisi apa," ujar sumber tersebut.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































