"Kami akan menjelaskan kebijakan dan pertimbangan dan saya punya keyakinan mereka pasti akan memahami dan mendukung pasangan calon yang dipilih Partai Golkar ini," kata Idrus di rumah Polonia, Cipinang, Jakarta Timur.
Menurut Idrus kepada kader yang 'mbalelo' tidak bisa langsung dikenakan sanksi. Pada tahap awal, pengurus Dewan Pimpinan Pusat akan menjelaskan dasar pertimbangan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) memberikan dukungan untuk pasangan Prabowo-Hatta.
Namun Idrus tak mau berspekulasi, jika setelah diberikan penjelasan tersebut kader yang 'mbalelo' tersebut tak mau insyaf. Yang pasti, menurut dia, dalam berpolitik seorang politisi harus berpanduan pada ideologi berbasis akademik dan konsisten. Rakyat menghendaki politisi yang konsisten pada dasar pemikiran dan komitmen.
"Siapapun yang tidak mengikuti keputusan partai rakyat juga akan menilai bahwa seperti ini kualitasnya," kata Idrus.
Selasa kemarin sejumlah kader muda Golkar, seperti Agus Gumiwang Kartasasmita, Indra J piliang, Poempida Hidayatullah dan Meutya Hafidz 'mbalelo'. Mereka menyatakan mendukung pasangan capres-cawapres dari PDIP Jokowi-Jusuf Kalla.

(erd/brn)











































