"Kalau hanya sesuai target (jadwal), kalau ada apa-apa dilempar ke MK. Ini apa, lempar tanggung jawab?" ujar Munais.
Hal ini disampaikan Munais di dalam rapat dengar pendapat dengan KPU, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2014). Rapat ini membahas evaluasi pileg dan persiapan pilpres 2014.
Dia mengatakan pelanggaran pemilu tidak hanya ada pada money politics, bahkan hingga intimidasi politik. "Apakah KPU siap ada rekomendasi pemilu ulang?" imbuhnya.
Saat ditanyai tentang penilaian ini, Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan bahwa pihaknya sudah memanfaatkan segala forum untuk memberi ruang kepada partai politik ikut terlibat dalam prosesnya. Sehingga para saksi bisa menyaksikan sendiri proses perhitungannya.
"Tapi yang menjadi keberatan, tidak terbukti. Kami menghindari sekali untuk kasus di MK. Semua rekapitulasi, urusannya kami selesaikan di forum itu," jelas Husni.
(sip/brn)











































