Dari kesunyian diskotek tersebut, tampak acuh setiap beberapa motor, mobil dan pejalan kaki yang lalu lalang didepannya. Tak ada satu pun yang memarkirkan motornya ataupun singgah di Diskotek Stadium.
Adapun diskotek yang selalu buka setiap pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB ini memang tidak pernah menunjukkan sisi keramaiannya di siang hari. Namun berbeda halnya waktu malam hari ratusan pengunjung bisa memadati stadium tersebut.
Siang ini hanya tampak 3 motor terparkir dan 2 orang berbaju hitam berjaga di depan Diskotek Stadium. salah satu penjaga Diskotek Stadium Hamdi (26) menuturkan setelah di police line klub malam tersebut memang tidak pernah buka lagi.
"Setelah di police line ya nggak pernah buka lagi (Diskotek Stadium), sebelumnya sih selalu buka dan ramai, tapi paling ramai ya sabtu minggu, sekarang mau siang atau malam selalu sepi," ujar Hamdi di depan Diskotek Stadium, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (21/5/2014).
Selain memiliki diskotek, ada pula Stadium Hotel yang berada tepat di sebelah Diskotek Stadium. Akibat kasus yang menimpa Diskotek Stadium, Stadium Hotel juga terkena dampaknya dengan dilakukan penutupan.
"Stadium Hotel juga ditutup, kalau sudah ada kejadian gini ya semua ditutup," terangnya.
Setelah penutupan, Hamdi juga tidak mengetahui di mana karyawan serta manejemen diskotek kini berada. "Karyawan pada nggak kerja kan ditutup, nggak tahu deh sekarang mereka kemana," terang Hamdi.
(tfn/ndr)











































