Survei dilakukan di 33 provinsi dengan metode baku: multistage random sampling. Jumlah responden survei nasional ini adalah 2.400 responden, dan margin of error-nya +/- 2%. Responden dipilih secara acak dan diwawancarai dengan tatap muka. Waktu survei dilakukan dari tanggal 1- 9 Mei 2014. Survei dilengkapi dengan media analisis, FGD dan In Depth Interview.
Dari keterangan tertulis yang disampaikan LSI pimpinan Denny JA ini, ada empat pernyataan yang diajukan pada responden menyangkut isu negatif terhadap Jokowi. Dari situ, para responden ditanya apakah percaya atau tidak dengan isu tersebut. Berikut daftar pernyataannya:
1. Jika Jokowi menjadi presiden, akan dikendalikan oleh Megawati dan negara asing.
2. Jokowi suka berbohong karena tidak menepati janji menyelesaikan jabatan gubernur DKI selama lima tahun.
3. Jokowi terlibat dalam kasus pengadaan bus TransJ dari China.
4. Jokowi jika menang akan lebih memilih kelompok minoritas dan tidak memperhatikan warga muslim.
Dari keempat isu itu, sebagian besar responden mengaku sudah mendengarnya. Terutama tentang kabar negatif Jokowi bakal memilih kalangan minoritas. Terkait isu Jokowi bakal jadi boneka Mega, sekitar 51 persen responden tak percaya. Berikut tabel persentase lengkapnya:

Pertanyaan lanjutan pun diajukan pada para responden. Bila isu di atas benar, apakah mereka akan tetap memilih Jokowi? Hasilnya, sekitar 40 persen responden, memilih tidak. Sebagian lagi akan tetap memilih dan sisanya tidak tahu. Ini hasil lengkapnya:

(mad/trq)











































