Harga-harga Naik, Marie Pangestu Sidak Ke Pasar

Harga-harga Naik, Marie Pangestu Sidak Ke Pasar

- detikNews
Senin, 20 Des 2004 10:57 WIB
Jakarta - Menyusul kenaikan harga elpiji dan BBM menjelang perayaan natal,harga-harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan mencolok pada harga sayur mayur yang terus membumbung. Untuk memantau kenaikan harga-harga ini, Senin pagi (20/12/2004), Menteri Perdagangan Marie E Pangestu melakukan sidak ke Pasar Senin, Jakarta Pusat. Marie datang pukul 08.00 WIB dan langsung mengunjungi berbagai pedagang yang ada di pasar inpres tersebut. Marie menanyakan berbagai harga kebutuhan pokok.Usai melakukan kunjungan, Marie Pangestu mengakui adanya kenaikan harga terutama sayur mayur. "Secara garis besar berdasarkan pantauan harga, ada yang naik dan ada yang turun. Yang kelihatan naik sayur sayuran. Antara lain cabe merah, sawi, wortel, kacang dan lain-lain," ujar Marie Pangestu.Menurut Marie, penyebab kenaikan harga karena saat musim hujan, tanaman terendam sehingga busuk. Karena pasokan berkurang, harga-harga menjadi naik. Selain itu, kenaikan juga disebabkan antisipasi dampak kenaikan harga BBM.Berdasarkan pantauan lapangan, harga-harga yang naik antara lain beras IR naik dari Rp 3000 menjadi Rp 3200 , gula pasir naik dari Rp 4500 menajdi Rp 5000, sawi dari Rp 3000 menjadi Rp 5000. Kenaikan cukup signifikan juga terjadi pada harga kacang tanah dari Rp 7.500 menjadi Rp 9000. Sementara harga-harga yang turun adalah telor dari Rp 8.500 menjadi Rp 8000, daging sapi dari Rp 50 ribu menjadi Rp 40 ribu/kg. Sedangkan udang galah, kakap, bawal juga mengalami kenaikan.Salah seorang pedagang di Pasar Senin, yakni Ibu Rosinta Hasibuan mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga ini. " Sejak harga naik terus, pasar sepi. Anak buah saya banyak yang nganggur. Masyarakat lebih suka belim eceran di warung-warung. Dah gak ada yang beli. Lebaran saja sepi, apalagi natal," ujar pedagang beras ini. (jon/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads