"Nanti kita akan telusuri identitasnya melalui beberapa buku rekening yang dibawanya," ujar kepala Panti Bina Insan 2 Cipayung, Andi Mucdhar, saat dihubungi detikcom, Rabu (21/5/2014).
Ia mengharapkan dengan ramainya pemberitaan di media dapat mengungkap identitas dari gelandangan tersebut. "Kita berharap kalau ada kerabat atau keluarga yang merasa kehilangan bisa menemui kami," tuturnya.
Ia menduga, gelandangan tersebut telah berhari-hari di jalan dengan uang belasan juta di tangan. Tak hanya uang, gelandangan berusia paruh baya tersebut juga membawa keris.
Sebagai tindakan pengobatan, saat ini gelandangan itu akan dibawa ke RSJ Duren Sawit untuk perawatan.
"Kita takut orang merupakan korban kejahatan karena dia bawa uang banyak sudah itu identitas pun tidak tahu, makanya kita melakukan tindakan preventif dengan membawa dia ke rumah sakit untuk diobati," ungkapnya.
(edo/mad)











































