Kantor berita Bernama menurunkan laporan berjudul 'Kedutaan Malaysia Pantau Kasus Penculikan Mahasiswi'. Disebutkan, duta besar untuk Indonesia Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim dan Unpad akan segera bertemu untuk membahas keselamatan para mahasiswa di kampus tersebut.
"Ada 700 mahasiswa Malaysia di sini," kata pejabat kedutaan.
Laporan Bernama dikutip utuh oleh media online Borneo Post. Laporan itu diunggah hari ini, Rabu (21/5/2014).
Media New Straits Times menurunkan berita singkat, 'Malaysian kidnapped in Bandung'. Tak ada sumber yang dikutip, hanya disebutkan kronologi dugaan penculikan dan pemerkosaan mahasiswi berusia 22 tahun tersebut.
Sedangkan the Star Online menulis 'Malaysian student gang raped in Bandung'. Mengutip penjelasan Kapolres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan, mereka melaporkan mahasiswi diperkosa 3 orang di dalam mobil.
"Hanya sopir yang tidak ikut memerkosa korban," kata Erwin.
Mahasiswi asal Malaysia yang kuliah di Unpad menjadi korban pemerkosaan, Jumat (16/5) lalu. Kejadian berawal saat korban keluar dari tempat kosnya di daerah Jatinangor Sumedang sekitar pukul 20.00 WIB untuk mengambil uang ke ATM yang letaknya tak jauh dari kampus. Di sebuah lorong gelap, korban dipanggil oleh seseorang yang tak dikenal dan ditarik masuk ke dalam mobil.
Korban ditemukan di tempat parkir RM Grafika di Jalan Raya Tangkuban Parahu Desa Cikole Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat pukul 03.00 WIB, Sabtu (17/5/2014). Lokasi ini berjarak 40 km dari tempat awal ia diculik.
Setelah menjalani pemeriksaan medis, korban kembali ke Malaysia, Selasa (20/5) kemarin. Penyelidikan polisi masih berlanjut. Sejumlah orang telah diperiksa.
(try/mad)











































