Beberapa lokasi rawan kemacetan di jalur Pantura masih sama dari tahun ke tahun. Saat detikcom bersama rombongan press tour Kementerian PU memantau di lapangan dari Cikampek sampai Tegal, beberapa titik perbaikan masih terus dilakukan.
Namun sebenarnya potensi kemacetan di jalur Pantura yang terjadi tidak hanya soal jalan rusak. Beberapa faktor lain seperti persimpangan jalan, pasar tumpah, putaran balik (U-Turn), dan sebagainya.
"Ada beberapa kategori memang. Kita sedang memetakan. Nantinya setiap Polres akan berkoordinasi bagaimana cara bertindak di setiap daerahnya yang dilewati," kata Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Istiono saat berbincang di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (20/5/2014).
Istiono mengatakan, informasi rinci mengenai titik rawan kemacetan itu adalah kewenangan Kementerian Perhubungan. Namun, Polri akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan menginfokan melalui sarana media sosial seperti twitter NTMC Polri.
Beberapa titik kemacetan seperti Simpang Jomin di Cikampek, Pertigaan Babadan di Cirebon, dan Pertigaan Pejagan di Brebes akan menjadi perhatian. Selain itu, ada 107 titik pasar tumpah sepanjang jalur Pantura juga diupayakan untuk ditangani sebelum Lebaran 2014.
"Nanti petugas masing-masing daerah akan berkoordinasi bagaimana cara bertindaknya," ucap Istiono.
Beberapa titik pasar tumpah di Subang, Indramayu, dan Brebes masih menjadi masalah klasik macet mudik Lebaran. Selain itu titik-titik putaran balik juga akan ditutup.
"Nanti kita siapkan tolo-tolo (tanda peringatan di jalan) dan juga pembatas untuk menutup u-turn. Masalahnya malah masyarakat yang nanti membuka sendiri. Makanya perlu pendekatan," kata Istiono.
Polri sendiri masih mengkalkulasi kekuatan personel yang nantinya akan ditempatkan di titik-titik tertentu sepanjang Pantura. Selain itu, pengalihan arus ke jalur tengan dan jalur selatan juga akan dilakukan.
"Tapi pemudik lebih memilih Pantura karena marka jalan di tengah dan selatan kurang ada marka, nanti kita siapkan. Pemudik nanti pecah di Semarang, ada yang lanjut ke Surabaya dan ke arah selatan ke Solo atau Yogyakarta. Saat ini kami sedang menghitung kekuatan polisi yang akan ditempatkan," pungkasnya.
(dha/ndr)










































