"Bagi kami, suatu amanah yang harus kita tunaikan dengan baik, demi bangsa sejahtera, semua adalah tujuan bersama kita," ujar JK di Kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2014) malam.
JK menyampaikan hal ini sebelum memberikan pembekalan kepada sejumlah kader PKB yang ditugaskan untuk menggalang kekuatan memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014 nanti.
Ia menilai sebagai sebuah bangsa potensi kemajuan pemerintahan dan kemunduran memiliki persentase yang sama jika tak didukung rakyat.
"Bangsa ini kalau mau maju itu berapa persen? 90 persen bisa. Mundur juga bahaya, 90 persen juga kena. Maka keikutsertaan kita mengelola negeri ini adalah kewajiban kita memajukan bangsa," ujar JK.
Setelah JK memberikan sambutan itu, Ketua Umum Muslimah NU Khofifah juga menyampaikan pidatonya. Menurut Khofifah, koalisi PKB, PDIP, NasDem, dan Hanura mengusung Jokowi-JK bisa membangun stabilitas nasional karena memenuhi seluruh elemen masyarakat Indonesia.
"Kelahiran PKB dengan PDIP, NasDem, dan Hanura mendukung Jokowi-JK dalam rangka, tidak hanya membangun stabilisasi hankam, tapi juga kedaulatan politik, perekonomian, dan karakter bangsa. Mudah-mudahan Allah meridhoi," ujar Khofifah.
Tak mau kalah, Ketua Umum Fatayat NU Ida Fauziah juga memberikan sambutannya. Menurut Ida, partai berbasis NU mengharapkan kehadiran pemimpin nasional yang memiliki kepedulian pada perempuan dan anak.
"Sosok Jokowi-JK itu yang paling memiliki catatan cukup baik soal kepedulian kepada perempuan dan anak. Kalau alasan bahwa akan membawa Islam rahmat tahlil alamin, itu juga termasuk perempuan Indonesia," kata Ida.
(vid/fdn)











































