LSI Denny JA: Undecided Voters 41,83%, Peluang Prabowo vs Jokowi Sama

LSI Denny JA: Undecided Voters 41,83%, Peluang Prabowo vs Jokowi Sama

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2014 16:32 WIB
LSI Denny JA: Undecided Voters 41,83%, Peluang Prabowo vs Jokowi Sama
Jakarta - Pertarungan Prabowo-Hatta vs Jokowi-JK di Pilpres 2014 diprediksi cukup sengit. Besarnya pemilih yang belum menentukan pilihan membuat pertarungan dua pasang capres tersebut sulit diprediksi.

"Jika Pilpres diadakan pada saat dilakukan survei maka pasangan Jokowi-JK unggul sementara dibanding dengan pasangan Prabowo Hatta Rajasa. Elektabilitas Jokowi-JK mencapai 35,42 %, dan elektabilitas Prabowo-Hatta sebesar 22,75 %. Selisih kedua pasangan sebesar 13 %. Namun demikian, kedua pasangan capres masih punya peluang menang yang sama karena masih ada 41,83 % yang belum menentukan pilihan," kata peneliti Lingkaran Survei Indonesia pimpinan Denny JA, Ardian Sopa, di kantornya, Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Selasa (20/5/2014).

Survei dilakukan di 33 provinsi dengan metode baku: multistage random sampling. Jumlah responden survei nasional ini adalah 2400 responden, dan margin of error-nya +/- 2%. Responden dipilih secara acak dan diwawancarai dengan tatap muka. Waktu survei dilakukan dari tanggal 1- 9 Mei 2014. Survei dilengkapi dengan media analisis, FGD dan In Depth Interview.

Jika melihat realita dukungan dan koalisi partai, pasangan Jokowi-JK memang kalah dalam dukungan elite dan partai politik dari pasangan Prabowo Hatta. Namun Jokowi-JK menang sementara dalam dukungan pemilih.

"Dukungan koalisi Prabowo-Hatta yang terdiri dari partai Gerindra, PAN, PKS, PPP dan Golkar mencapai 48 %. Dukungan koalisi Jokowi-JK yang terdiri dari PDIP, Nasdem, PKB, dan Hanura mencapai 40%," katanya.

Namun ada keuntungan besar buat Jokowi karena dukungan spontan dari masyarakat luas lebih besar padanya. Survei LSI pun menanyakan tentang keinginan sukarela publik dalam membantu para pasangan capres.

"Hasilnya sebesar 68,5 % publik menyatakan bahwa mereka ingin secara sukarela membantu pasangan Jokowi-JK. Hanya 15,3 % publik yang menyatakan bahwa mereka akan secara sukarela membantu pasangan Prabowo-Hatta. Dukungan seperti ini yang dulu bisa membuat PDIP menang besar di Pemilu 1999, dan SBY menang di pilpres di 2004, walau didukung partai kecil," pungkasnya.



(van/try)


Berita Terkait