"Tidak ada masalah (lepaskan jabatan), tentu kami akan hadapi, sanksinya apa, dasarnya apa," ujarnya salah satu inisiator FPGMI, Indra J Piliang
Ketua Balitbang Partai Golkar menyampaikan ini kepada wartawan usai menggelar jumpa pers di Restoran Sari Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2014).
Indra menegaskan, pihaknya akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) jika kader yang tergabung dalam forum menerima sanksi pemecatan.
"Kalau pun ada nanti (sanski), kami ajukan ke PTTUN. Kalau hanya melepaskan jabatan partai, teman-teman tidak keberatan, tapi kalau dipecat, itu tidak berlaku di Partai Golkar, kita akan lawan," katanya.
Menurut Indra, kader muda Partai Golkar ini baru tadi malam berkomunikasi melalui pesan singkat. Terdapat sekitar 30 orang yang hadir pada pertemuan FPGMI siang ini. Untuk itu, ia menegaskan siap jika adu kekuatan dengan DPP Partai Golkar.
"Kami baru tadi malam sms-an, udah 30 orang. Kalau mau adu - adu (dengan DPP), kita kan masih simpan cadangan. (Yang senior) sudah mau gabung, tapi kami larang. Kami nggak akan lah libatkan senior," katanya.
(idh/trq)











































