Pendaftaran Prabowo Sempat Diwarnai Kericuhan Elite Parpol dan Brimob

Pendaftaran Prabowo Sempat Diwarnai Kericuhan Elite Parpol dan Brimob

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2014 15:36 WIB
Pendaftaran Prabowo Sempat Diwarnai Kericuhan Elite Parpol dan Brimob
Ricuh di KPU
Jakarta - Membludaknya massa pendukung Prabowo-Hatta membuat elite dan pendukung dari parpol pengusung berbondong ingin masuk ke gedung KPU. Namun polisi yang diwakili Brimob tentu membatasi pendukung yang ingin masuk. Kericuhan pun tak terelakkan.

Kericuhan mulai terjadi saat rombongan Prabowo-Hatta tiba di gerbang kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakpus, Selasa (20/5/2014). Mereka menyatu dengan ribuan massa pendukung berdesakan ingin masuk kantor KPU yang dikawal puluhan polisi termasuk Brimob.

Kericuhan tak terlekkan karena brimob dan keamanan KPU yang sudah bersiaga harus membatasi pendukung parpol yang masuk ke gerbang KPU. Bukan saja tim pendukung, tapi karena banyaknya elit parpol yang hadir dan ingin masuk membuat keamanan kualahan.

Kericuhan juga terjadi saat rombongan menuju lantai II tempat ruang pendaftaran digelar. Di sini polisi dan keamanan KPU hanya membuka satu pintu yang dijaga sekitar 15 keamanan Brimob dan pamdal KPU.

Tampak Prabowo dan Hatta beberapa kali juga tampak 'oleng' karena berdesakan dengan pendukung dan keamanan KPU sejak masuk gerbang hingga ruang pendftaran. Tapi mereka berhasil masuk ruang pendaftaran.

Nah, saat mereka berhasil masuk, elite partai pengusung di belakangnya tertinggal karena petugas langsung menutup pintu ruang rapat pleno. Kondisi diperparah saat Brimob maupun keamanan KPU tak mengenal siapa elite parpol di hadapannya.

"Saya Sekjen Golkar Idrus Marham..!! Saya Idrus Marham..!!!" kata Idrus berulang yang ingin masuk tapi ditahan Brimob, sementara ia didorong oleh beberapa orang di belakangnya.

"Woii..!!! Tunggu di luar..!!!" teriak petugas keamanan KPU kepada belasan pendukung yang terus memaksa masuk ruangan dan mendorong elit yang juga ingin masuk.

Tak hanya Idrus, elite parpol pengusung yang tertinggal di belakang juga ada ketua umum PBB MS Kaban dan ketua DPP partai lainnya bahkan komisioner Bawaslu. "Saya Rully..! Ketua Golkar..!!" ucap Rully yang berdesakan tertahan tegap badan brimob.

Namun akhirnya beberapa elite bisa masuk meski sempat bersitegang. Lainnya terpaksa menunggu. Termasuk beberapa wartawan yang tertahan dan tak diberi kesempatan lagi untuk masuk.

Kericuhan itu hanya terjadi sesaat dan tak menganggu jalannya pendaftaran Prabowo-Hatta.

"Coba cek, kenapa wartawan dilarang masuk, suruh mereka masukkan," kata ketua KPU Husni Kamil Manik yang juga sempat melihat petugas bersitegang di pintu masuk.

(iqb/trq)


Berita Terkait