Golkar Pecah, Sejarah Berulang di Partai Beringin

Golkar Pecah, Sejarah Berulang di Partai Beringin

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2014 15:22 WIB
Golkar Pecah, Sejarah Berulang di Partai Beringin
Jakarta - Sejarah seperti terulang di Partai Golongan Karya. Pada 2004 lalu partai berlambang pohon beringin itu dilanda perpecahan. Pemicunya adalah keputusan Jusuf Kalla untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi capres Susilo Bambang Yudhoyono.

Padahal sebelumnya Kalla adalah salah satu pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, sekaligus peserta konvensi calon presiden partai tersebut. Partai Golkar pada pemilu 2004 mengusung Wiranto yang memenangkan konvensi sebagai calon presiden.

Adanya dua kader partai yang berlaga di pilpres 2004 memantik perpecahan. Sebanyak 11 pengurus Golkar seperti Fahmi Idris, Burhanuddin Napitupulu, dan Priyo Budi Santoso memutuskan mendukung pasangan SBY-Kalla. Ke-11 pengurus itu pun mendapat sanksi pemecatan dari Akbar Tandjung yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Peristiwa 10 tahun lalu itu seperti berulang pada hari ini. Lagi-lagi pemantiknya adalah pilihan Jusuf Kalla yang maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

Pengaruh JK yang juga mantan ketua umum Golkar rupanya masih cukup kuat. Sejumlah kader Partai Golkar 'mbalelo' dengan mendukung duet Jokowi-JK. Mereka mengabaikan intruksi Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie agar semua kader mensukseskan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Ketua Departemen Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar, Andi Harianto Sinulingga mengatakan kader partai 'beringin' menolak duet Prabowo-Hatta. Golkar seharusnya mendukung pasangan capres yang ada hubungannya dengan Golkar. Dalam hal ini JK pernah menjabat sebagai Ketua Umum Golkar.

"Komitmen kita untuk memberikan dukungan ke Pak Jusuf Kalla, sesuai prisip dasar partai Golkar. Golkar sulit melakukan sesuatu jika tidak terlibat dalam pemerintah," kata Ketua Departemen Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Golkar, Andi Harianto Sinulingga, dalam konferensi pers di RM Sari Kuring, SCBD, Jakarta, Selasa (20/5/2014).

(erd/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads