Aksi dilakukan di area luar lobi gedung Plaza 89, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, pukul 14.00 WIB, Selasa (20/5/2014). Mereka membakar ban dan sejumlah ranting kering serta daun sambil berteriak-teriak menyampaikan tuntutan.
Dari rilis yang dibagikan, massa ini mengaku dari solidaritas mahasiswa Papua. Tuntutan mereka adalah meminta penutupan PT Freeport, bahkan hingga memboikot Pilpres 2014.
Aksi yang sempat berlangsung anarkis ini membuat polisi bergerak. Ratusan anggota Brimob bersenjata lengkap pun didatangkan. Sebelumnya, hanya ada 20 orang petugas yang berjaga.
Para polisi tersebut bersiaga di dalam area gedung hingga jalur lambat Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel.
(mad/ndr)











































