Menguping Percakapan Menteri Parpol Pendukung Prabowo Soal Cuti

Menguping Percakapan Menteri Parpol Pendukung Prabowo Soal Cuti

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2014 11:19 WIB
Menguping Percakapan Menteri Parpol Pendukung Prabowo Soal Cuti
Jakarta - Barisan pendukung pencapresan Prabowo Subianto diisi oleh parpol-parpol yang memiliki kursi di pemerintahan. Elite-elite parpol itu ada yang menjabat sebagai menteri. Mereka harus mengambil cuti untuk menjalankan kegiatan politiknya.

Di sela-sela kegiatan bersama Prabowo di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2014), para menteri itu membahas soal cuti mereka. Di antaranya adalah Ketum PPP yang juga Menteri Agama Suryadharma Ali, Ketua DPP PAN yang juga Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Ketum PAN yang juga Mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Ketiganya membahas soal rencana penandatanganan dokumen koalisi yang rencananya akan dilakukan di Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Di sela-sela pembahasan rencana itu, ada diskusi soal cuti para menteri tersebut.

"Tanda tangan mau di mana?" kata Zulkifli Hasan membuka percakapan.

"Nanti kan kita mau Masjid Sunda Kelapa kalau bisa sebelum KPU," tanggap Hatta.

"Di PPP boleh," kata Suryadharma menawarkan kantor partainya.

"(Rumah) Polonia aja lagi," usul Zulkifli.

"Macet nggak?" tanya Suryadharma.

"Tapi pejabat negara nggak boleh juga bukan?" kata Zulkifli.

"Wah kalau saya sih bukan pejabat negara lagi," tanggap Hatta.

"Saya sudah cuti jadi boleh. Kamu sudah cuti?" tanya Suryadharma ke Zulkifli.

"Belum, nanti menjelang kampanye," jawab Zulkifli.

Mereka bertiga lalu tertawa. Di ujung percakapan, mereka akhirnya memutuskan tak jadi melakukan tanda tangan koalisi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi karena merupakan cagar budaya.

(trq/van)


Berita Terkait