Pertemuan ini berlangsung tertutup. Dari foto yang diunggah Waketum Partai Gerindra Fadli Zon di akun twitternya @fadlizon, nampak pertemuan tersebut dilakukan di perpustakaan keluarga presiden SBY.
Dari rombongan Prabowo-Hatta, Suryadharma Ali dan Zulkifli Hasan. Dari rombongan elite PD, hadir Syarief Hasan, Jero Wacik, Ibas, dan yang memimpin rapat adalah SBY yang mengenakan kemeja berwarna biru.
Pertemuan ini berlangsung sekitar 1 jam 30 menit dan tertutup untuk media. Usai pertemuan, belum ada dukungan politik yang diberikan Partai Demokrat pada duet Prabowo-Hatta. Keputusan partai Demokrat baru akan disampaikan pekan depan.
"Ya bagus, pertemuannya berjalan baik. Tunggu seminggu ke depan," kata Prabowo dari mobil Lexus B 17 GRD nya, Senin (19/5/2014) pukul 21.45 WIB.
Cawapres Prabowo, Hatta Rajasa menyatakan ada kesamaan platform antara ketum PD SBY dengan duet Prabowo-Hatta. Sedangkan Sekretaris Majelis Tinggi PD, Jero Wacik mengatakan pertemuan tersebut ada karena SBY tertarik dengan pidato Prabowo yang mengatakan akan melanjutkan program yang sudah dilakukan SBY selama 10 tahun menjabat sebagai presiden
Bila duet ini benar sepakat melanjutkan program kerja SBY saat menjadi presiden, maka partai Demokrat bisa saja memberikan dukungannya walaupun tak tercatat sebagai partai pendukung saat Prabowo-Hatta mendaftar di KPU. Dengan begitu, maka kekuatan Prabowo-Hatta mencapai 59.12 persen.
(bil/mpr)










































