Namun acara itu batal karena Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berhalangan hadir. Fransica Natalia, Senior Manager Marketing & Business Development Kaercher Indonesia mengatakan ajudan orang nomor dua di Jakarta itu sempat datang mengabarkan bahwa Ahok tak bisa hadir karena rapat.
"(Tandatangan kesepakatan) Seharusnya hari ini. Tapi karena pak wagub kebetulan harus memimpin rapat, ya nanti kita harus koordinasi lagi (untuk tentukan kapan programnya dimulai)," kata Fransisca di Hotel Shangri La, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2014).
Padahal sebelumnya Ahok sudah meninggalkan kantornya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat dengan mobil dinas sekitar pukul 18.00 WIB. Salah satu stafnya menyatakan Ahok akan menghadiri acara dinner tersebut yang memang sudah terjadwal di agenda Wagub.
Fransisca menduga pembatalan tiba-tiba itu berkaitan dengan bertambahnya kesibukan Ahok sejak Jokowi resmi mencalonkan diri sebagai capres. “Saya kurang tahu (ada rapat apa) tapi tadi (informasinya) mendadak. Ya kita tahu pak wagub sibuk sekali dengan cutinya pak Jokowi, jadi kita tahulah kesibukannya gimana,” ujarnya.
Pantauan detikcom, sejak acara dimulai pukul 19.30 WIB hingga berakhir, Ahok memang tidak datang. Pihak Kaercher lantas memutar video pembersihan Monas yang dinilai telah sukses. Roland Staehler, GM Kaercher Indonesia mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemprov yang diwakili Kepala UP Tugu Monas, Rini Hariyani.
Program 'Go4Clean Jakarta' tersebut adalah Corporate Social Responsibility (CSR) dari Kaercher untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan bersih. Pemprov DKI, lanjutnya, sudah pernah meminta untuk memasukkan tugu dan monumen di Jakarta, salah satunya tugu Pancoran.
"Pemprov pernah memintanya, tapi belum ada kesepakatan. Kita akan koordinasi lagi," ungkap Frasisca.
(ros/bil)











































