"Saya kira itu keputusan yang luar biasa, ini menunjukkan rasa lapang dada dari Aburizal Bakrie dan keluarga besar golkar, karena ini pertama kali partai nomor 2 mendukung partai nomor 3 dan juga tidak mengambil posisi cawapres," kata Anis Matta di Rumah Polonia, Jl. Cipinang Cempedak I no 29, Jakarta Timur, Senin (19/5/2014).
Meski Golkar baru bergabung di detik-detik terakhir, Anis menghormati keputusan Golkar tersebut. Anis pun mengaku siap bila nantinya Golkar menjadi partai mayoritas dalam koalisi yang terbentuk.
"Saya kira dengan kepemimpinan yang bagus kita akan menemukan keseimbangan baru dalam koalisi, koalisi gemuk yang dulu kita jadikan pelajaran, karena adanya ketidakefisienan. Namun kalau ada leadership yang bagus tidak jadi masalah," imbuh dia.
Sementara mengenai pembagian kursi menteri, menurut Anis itu akan diatur belakangan. Saat ini PKS beserta rekan koalisi yang lain akan fokus pada pemenangan pilpres.
"Pokoknya kita fokus ke pemenangan dulu. Menang juga belum. Sekarang Gimana kita fokus, gimana cara menang," pungkas dia.
(bpn/erd)











































