Sempat Ada Perlawanan dalam Pembongkaran Kebun Sawit Ilegal di TNTN Riau

Sempat Ada Perlawanan dalam Pembongkaran Kebun Sawit Ilegal di TNTN Riau

- detikNews
Senin, 19 Mei 2014 14:45 WIB
Sempat Ada Perlawanan dalam Pembongkaran Kebun Sawit Ilegal di TNTN Riau
Foto: Chaidir A Tanjung/detikcom
Pekanbaru - Pelaksanaan pembongkaran kebun sawit ilegal di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Riau sempat ada perlawanan dari masyarakat. Namun sudah bisa diatasi.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada detikcom, Senin (19/5/2014). Dia menjelaskan operasi pembongkaran kebun sawit ini dilaksanakan bersama dengan TNI/Polri, Kemenhut serta kejaksaan dan BNPB.

"Dalam operasi ini memang sempat ada perlawanan dari masyarakat. Mereka keberatan atas pembongkaran kebun sawit tersebut. Namun semuanya bisa teratasi setelah diberikan pengertian," kata AKBP Guntur.

Dia menjelaskan, ada perlawanan itu di wilayah perbatasan antara Kabupaten Inhu dengan Kabupaten Pelalawan. Di lokasi itu beberapa warga sempat melakukan protes ada pembongkaran kebun sawit mereka.

"Tim sudah melakukan operasi bersama dalam sepekan ini. Besok merupakan hari terakhir dilaksanakan pembongkaran kebun sawit di kawasan taman," kata AKBP Guntur.

Masih menurut Guntur, saat ini tim terus melakukan pembongkaran paksa kebun sawit. Pembongkaran ini terutama untuk membuat tapal batas antara kawasan taman nasional dengan lahan desa.

"Alat berat masih terus bekerja membuat parit pembatas. Ini guna mengetahui secara pasti soal tapal batas antara taman dengan kawasan desa," kata Guntur.

Dalam operasi ini, pihak kepolisian sifatnya hanya membantu. Tim operasi pembongkaran kebun sawit ini dipimpin Kemenhut dalam hal ini Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Untuk sekedar diketahui, selama ini kawasan TNTN banyak dijarah masyarakat. Kepemilikan lahan negara secara ilegal itu banyak dikuasai oknum aparat, oknum anggota dewan sampai sejumlah petinggi media lokal di Pekanbaru.

(cha/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads