Ical No Deal dengan Mega dan Prabowo, Golkar Mau Dibawa ke Mana?

Ical No Deal dengan Mega dan Prabowo, Golkar Mau Dibawa ke Mana?

- detikNews
Senin, 19 Mei 2014 09:06 WIB
Ical No Deal dengan Mega dan Prabowo, Golkar Mau Dibawa ke Mana?
Jakarta - Setelah Rapimnas Golkar rampung pada Minggu (18/5) kemarin, Ketum Aburizal Bakrie (Ical) langsung membawa mandat yang digenggamnya ke sejumlah ketum dan capres. Namun hasilnya masih nol besar. Ke mana arah koalisi Golkar berlabuh dan bagaimana nasib Ical ke Pilpres 2014?

Hasil Rapimnas Golkar memberikan mandat kepada Ical menjadi capres atau cawapres tunggal Golkar. Ical lantas menjajaki koalisi dengan 3 poros yakni Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, dan Aburizal Bakrie.

Minggu (18/5) malam kemarin Ical bersama elite Golkar langsung menemui Mega di kediamannya di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Namun hasilnya kurang menggembirakan.

"Tidak ada keputusan, hanya menyampaikan hasil Rapimnas, tak ada apa-apa, tak ada deal," kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada wartawan, usai pertemuan Ical dengan Mega.

Konon Ical gagal mendapatkan deal soal posisi cawapres Jokowi. Santer terdengar Jokowi bakal didampingi Jusuf Kalla di Pilpres 2014. Gagal deal dengan Mega, Ical pun langsung bertemu capres Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya. Lagi-lagi hasilnya tidak ada kesepakatan koalisi. Memang Prabowo kabarnya juga sudah pasti meminang Ketum PAN Hatta Rajasa menjadi cawapresnya.

"Baru saja selesai (pertemuan antara ARB dan Prabowo-red). ARB mendapat mandat untuk mengajak komunikasi politik dengan semua parpol. Kebetulan Prabowo datang untuk Indonesia yang lebih baik," kata Ketua DPP Fuad Hasan Mansur saat dihubungi, Minggu (18/5/2014). malam.

Lalu apakah ini pertanda Golkar akan merapat ke Gerindra? "Belum. Masih ada waktu 2 hari lagi biar beliau-beliau yang ngomong. Ibu Mega juga dapat mandat dari partai, Pak Prabowo juga begitu. Semoga nanti hasilnya yang terbaik untuk Indonesia," imbuhnya.

Jika komunikasi dengan Mega dan Prabowo di last minute belum membuahkan hasil, lalu ke mana Ical akan mengarahkan Golkar di Pilpres 2014? Satu-satunya peluang yang tersisa, menurut Ketua Wantim Golkar Akbar Tandjung, adalah berkoalisi dengan PD mengusung duet Ical-Pramono Edhie. Tapi apakah duet ini mampu menumbangkan dua capres papan atas yakni Jokowi dan Prabowo Subianto?

(van/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini