AS Imbau Warganya Tunda Bepergian ke Indonesia
Senin, 20 Des 2004 00:45 WIB
Jakarta - Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat (Depdagri AS) kembali memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia selama liburan Desember 2004-Januari 2005. Peringatan itu dikeluarkan menyusul kemungkinan adanya serangan teroris yang ditujukan kepada warga AS dan warga barat lainnya. "Laporan yang diterima menyebutkan, teroris sedang merencanakan untuk menyerang sejumlah sasaran," demikian pernyataan Depdagri di dalam situsnya, Minggu (19/12/2004). "Kami mengingatkan untuk menunda perjalanan ke Indonesia jika tidak untuk kepentingan mendesak." Peringatan Depdagri ini merupakan yang kedua selama tiga bulan terakhir. Sedangkan untuk warga AS yang berada di Indonesia, Depdagri mengingatkan agar mereka menjaga diri serta menghindari keramaian. Selama ini, AS menuding Jamaah Islamiyah (JI) sebagai kelompok teroris paling berbahaya. Kelompok itu diduga terlibat dalam peristiwa peledakan bom Bali 2002 yang menewaskan 202 orang. Dari angka itu, 88 warga Australia dan 7 warga AS. JI juga dituduh terlibat dalam pemboman di depan Kedubes Australia, September lalu. Peristiwa itu menewaskan 12 orang, termasuk pelaku.
(rif/)











































