Ledakan yang Didengar Warga Jakarta Meteor Besar

Ledakan yang Didengar Warga Jakarta Meteor Besar

- detikNews
Minggu, 19 Des 2004 22:15 WIB
Jakarta - Sejumlah warga Jakarta dan sekitarnya mengaku mendengar ledakan dan kilatan benda di langit, Minggu (19/12/2004) pagi. Benda itu tergolong meteor besar atau fireball (bola api), khususnya yang menimbulkan ledakan dinamakan "bolide".Hal itu diungkapkan Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN Bandung Dr. Thomas Djamaluddin dalam emailnya yang diterima detikcom, Minggu (19/12/2004) malam. Benda tersebut bukan pecahan roket atau satelit yang jatuh. Karena hari ini tidak ada pecahan roket atau satelit yang jatuh.Dari dua jenis meteoroid penghasil fireball: asal asteroid dan asal komet, yang mempunyai sifat seperti teramati adalah jenis yang berasal dari komet yang lebih rapuh. Kecepatan tinggi dan struktur yang rapuh menyebabkan fireball meledak di atmosfer dan tidak bersisa. Meteor yang teramati pagi hari dari arah timur mendapat kecepatan tinggi dari kecepatan meteoroid dan kecepatan relatif gerak orbit bumi sehingga kecepatan saat menembus atamosfer bisa mencapai 40.000 km/jam. Ledakan sebagai sonic boom biasanya terjadi pada ketinggian 20-50 km. Hal ini pula yang menyebabkan radar Angkatan Udara RI tidak mendeteksinya. Sebenarnya, kejadian fireball bisa mencapai ribuan per hari. Namun sebagian besar tidak teramati karena terjadi di tengah lautan, di wilayah tidak berpenghuni, saat siang hari sehingga tidak tampak cahayanya, atau saat sebagian besar orang tidur.Fireball bersifat sporadik, sehingga kemungkinan berulang di satu tempat kecil sekali. Ledakan meteor tidak berdampak apa pun pada penduduk di bumi. Fireball berkecepatan rendah dari golongan asteroid yang biasanya menyisakan batuan meteorit mungkin berbahaya bila kejatuhan. Ada beberapa kasus rumah kejatuhan meteorit di luar Indonesia, tetapi sangat jarang. (rif/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads