Akbar Minta Golkar Tetap Kritis Terhadap Pemerintah

Akbar Minta Golkar Tetap Kritis Terhadap Pemerintah

- detikNews
Minggu, 19 Des 2004 18:53 WIB
Badung - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung berharap Partai Golkar tetap kritis dan menjalankan fungsi check and balance terhadap pemerintah, meski diketuai oleh M Jusuf Kalla yang juga wakil presiden."Kita harap walau ketua umum adalah wakil presiden, tapi hendaknya tak menghalangi sisi kita untuk menciptakan chech and balance. Partai Golkar tetap kritis terhadap pemerintah. Sisi ini jangan dilupakan," kata Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung dalam pidato terakhirnya di acara penutupan Munas VII Partai Golkar di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (19/12/2004).Dalam penutuan Munas VII Parai Golkar ini hadir Ketua Umum terpilih M Jusuf Kalla, Wakil Ketum Agung Laksono, Akbar Tandjung, Wiranto, Prabowo dan lain-lain. Acara penutupan ini dipercepat dari jadwal yakni dari pukul 19.30 WITA dipercepat menjadi pukul 17.30 WITA. Anggota tim sukses Akbar Tandjung seperti Fery Mursidan Baldan dan Ade Komarudin tak tampak.Akbar mengatakan bahwa dalam mengurus partai tak bisa setengah-setengah. "Saya juga ingatkan pengurus partai politik untuk tidak bisa setengah-setengah. Butuh keterlibatan yang intens. Mudah-mudahan Pak Jusuf Kalla bisa secara penuh memberi waktu. Karena tidak mungkin partai akan mendapat posisi utama kalau dipimpin secara setengah-setengah. Bahwa rekruitmen dan kualitas kader harus ditingkatkan. Apalagi saat ini masih banyak kader bermasalah, baik dieksekutif dan legislatif," sentil Akbar.Sementara Ketua Umum Partai Golkar terpilih, MJusuf Kalla dalam pidatonya menyambut baik usulan Akbar. "Meski memang tidak mudah menjalankan tugas ini, tapi memang organisasi kita ini mempunyai modal yang besar untuk membawa partai ke lebih demokratis dan bermanfaat," ujarnya. (jon/)


Berita Terkait