Rektorat Beri Santunan Keluarga Korban Tewas Konser Gigi
Minggu, 19 Des 2004 17:50 WIB
Jakarta -
Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah akan memberi santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat ambrolnya kanopi Gedung Student Center saat berlangsung konser band Gigi. Sedangkan untuk, korban yang harus menjalani perawatan di RS, rektorat akan membiayai hingga pulih. "Kami dari pihak rektorat meminta maaf sedalam-dalamnya dan ikut takziah korban yang meninggal. Masing-masing keluarga diberi santunan Rp 5 juta per orang dan kami bertanggung jawab sampai yang di RS pulih," ujar Pembantu Rektor III UIN Armai Arif dalam konpers di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (19/12/2004). Dikatakan Armai, kejadian itu benar-benar di luar dugaan. Sebanyak 30 personel Brimob, 15 petugas dari Polsek Ciputat, 30 anggota Menwa, 38 orang satpam, 15 orang dari panitia, 30 warga dari RT setempat serta 45 orang dari UKM. Namun, mereka memang lebih terfokus mencegah terjadinya kerusuhan karena biasanya konser rawan kerusuhan. "Kita sangat terfokus oleh panggung. Peserta padat, kita kecolongan tidak melihat ke atas. Logikanya, tidak mungkin ada penonton yang ke atas. Itu (kanopi) hanya aksesoris bangunan, bukan untuk menonton konser," katanya. Menurut Armai, sebenarnya pintu masuk gedung sudah dikunci. Selain itu, satpam kampus juga sudah melarang agar tidak naik ke kanopi. "Bagaimana bisa mereka naik? Pintu saja sudah dikunci. Ternyata mereka naik melalui WC, itu di luar dari pantauan kita karena sebelumnya satpam sudah melarang mereka naik," jelasnya.
(rif/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































