Mengintip Rapimnas Partai Demokrat yang Dijaga Ketat

Mengintip Rapimnas Partai Demokrat yang Dijaga Ketat

- detikNews
Minggu, 18 Mei 2014 14:22 WIB
Mengintip Rapimnas Partai Demokrat yang Dijaga Ketat
Jakarta - Persiapan Rapimnas Partai Demokrat untuk menentukan arah koalisi digelar di lokasi yang berdekatan dengan lokasi Rapimnas Golkar di kawasan Senayan. Namun pengamanan di lokasi rapimnas partai berlambang mercy ini cukup ketat.

Seperti yang tampak di Golden Ballroom, Hotel Sultan Jakarta, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/5/2014), sebuah mesin xray dan pintu detektor di pasang di setiap pintu masuk hotel. Tak hanya itu, toilet di dekat aula emas itu juga dijaga oleh Paspampres.

Walau sosok Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)belum terlihat, pengamanan tak mengendur sedikitpun. Bahkan untuk peserta rapat diharuskan mengisi daftar hadir, kemudian panitia memberikan kartu identitas peserta rapimnas.

"Yang sudah memiliki kartu identitas dipersilakan masuk ke dalam aula," ujar pembawa acara rapat melalui pengeras suara.

Meja absensi itu dipasang di depan pintu masuk aula. Di pintu masuk juga dijaga oleh beberapa pria berbaju batik, ada pula yang mengenakan seragam satgas PD.

Sementara di dalam aula yang dihiasi kertas dinding batik itu terdapat sebuah podium dengan latar belakang foto SBY, 2 buah LCD besar juga dipasang di sisi kiri dan kanan podium.

Rapimnas dijadwalkan akan dimulai pada pukul 14.00 WIB, dan dibuka oleh SBY. Jalannya rapimnas diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 21.00 WIB, disertai dengan keterangan terkait hasil rapat.

Lokasi Rapimnas partai yang berkuasa selama 2 periode ini hanya berjarak 500 meter dari lokasi Rapimnas Partai Golkar di JCC Senayan. Namun Ketua Harian PD Syarief Hasan menepis anggapan bahwa lokasi Rapimnas sengaja dipilih berdekatan untuk memudahkan komunikasi kedua partai yang dikabarkan akan membentuk poros baru ini.

"Ya tempat strategis kan cuma dua ini. Ini cuma kebetulan saja berdekatan," kata Syarief saat tiba di Hotel Sultan.

"Kalau mau komunikasi yang gampang ya (bisa) telpon saja kan," lanjutnya.

(vid/sip)


Berita Terkait