Dua Kali Masuk Panti Sosial, Pengemis Ini Kembali Terjaring Petugas

Dua Kali Masuk Panti Sosial, Pengemis Ini Kembali Terjaring Petugas

- detikNews
Minggu, 18 Mei 2014 14:16 WIB
Dua Kali Masuk Panti Sosial, Pengemis Ini Kembali Terjaring Petugas
(Foto: Sudin Sosial Jakarta Selatan )
Jakarta - Para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jakarta Selatan memakai beragam cara untuk menarik simpati dan belas kasihan masyarakat. Walaupun sudah bolak balik keluar masuk Panti Sosial, tampaknya para PMKS tersebut tak pernah jera. Setelah keluar panti, mereka kembali menekuni profesi lama mereka sebagai pengemis.

Makhroji (49) adalah salah satu contoh PMKS yang bandel. Pria asal Brebes ini sudah dua kali keluar masuk Panti Sosial Bina Insan di Kedoya, Jakarta Barat dan Cipayung, Jakarta Timur. Saat petugas Sudin Sosial Jakarta Selatan (Sudinsos) menggelar razia PMKS Sabtu (17/5) malam, pria ini kembali terjaring.

"Ketika diamankan, Makhrojie sedang mengemis di kawasan Mampang. Di kotak uangnya diketemukan uang Rp 210.000," ujar Kasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial (Yanrehsos) Sudin Sosial Jakarta Selatan, Miftahul Huda, dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Minggu (18/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai diamankan petugas, Makhrojie yang beroperasi menggunakan gerobak yang didorong menggunakan kedua tangannya itu mengaku baru 2 jam mengemis. Dia berkeliling di sekitar daerah di Jaksel untuk menghindari tangkapan petugas.

"Pada waktu diamankan, Makhroji ini sempat marah-marah dan tidak mau diajak bicara. Ditanya nama dan alamat, dia tidak mau menjawab. Tetapi sesampainya di PSBI Cipayung akhirnya dia buka mulut juga," jelas Miftahul.

Dalam menjalankan profesinya sebagai pengemis, Makhroji tidak dibantu siapa-siapa. "Dia mengaku hanya seorang diri. Pria ini sudah dua kali keluar masuk panti sosial. Tapi setelah keluar dia akhirnya mengemis lagi. Alasannya sama dengan (pengemis) lain, dengan meminta-minta tak perlu kerja berat tapi dapat penghasilan lumayan besar," tutup Miftahul.

(rni/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini