"Hari ini pantas disebut sebagai sebuah moment of decision, suatu hari yang sangat menentukan. Di depan kita terbentang percabangan jalan sejarah. Kita akan memutuskan ke arah mana Partai Golkar akan melangkah. Keputusan kita dalam Rapimnas hari ini bukan hanya akan menentukan arah Partai Golkar, tetapi juga arah perjalanan seluruh bangsa Indonesia," kata Ical dalam pidato sambutan pembukaan Rapimnas IV Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (18/5/2014).
Menurut Ical, semua pihak menunggu keputusan besar. Sebagai runner up Pileg memang Golkar tergolong terakhir memutuskan arah koalisi.
"Seluruh mata dan telinga bangsa Indonesia sedang tertuju pada ruangan ini. Tidak berlebihan jika saya berkata bahwa sekarang ini bangsa Indonesia sedang menunggu keputusan yang dilahirkan dalam Rapimnas kita hari ini," katanya.
"Apakah Saudara-saudara siap mengambil keputusan yang terbaik? Apakah Saudara-saudara siap mengambil keputusan dengan mengutamakan kepentingan seluruh bangsa Indonesia?" tanya Ical kepada para peserta Rapimnas.
"Siaaap!" balas ratusan peserta Rapimnas.
Lalu keputusan besar apa yang bakal diambil Golkar? Banyak isu beredar belakangan ini seperti Ical mendukung pencapresan Jokowi, berduet dengan Prabowo Subianto, atau berduet dengan Pramono Edhie Wibowo jika berkoalisi dengan PD.
(van/nrl)











































