Sebelas penari yang semuanya laki-laki ini membawakan Tari Saman Gayo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (18/5/2014). Mereka memakai kostum tarian khas Gayo berwarna hitam dengan corak merah.
Ratusan pengunjung car free day berkerumun di depan Plaza Indonesia untuk menyaksikan tarian ini. Selain untuk menunjukkan dukungan pada Jokowi, putra-putri Aceh ini juga ingin memperkenalkan Tari Saman Gayo ke masyarakat.
"Kami tunjukkan biar dunia tahu bahwa tari ini adalah Tari Saman Gayo. Tarian raja dari Gayo, menggambarkan kebesamaan dan kompaknya kami orang Gayo," kata Ketua DPD NAD Barisan Relawan Jokowi Presiden ( BARA JP) Abdi Hadiansyah.
Lewat tarian asal Papua dan Aceh ini, para pendukung Jokowi ingin menunjukkan bahwa Indonesia bergandengan tangan untuk mendukung Jokowi. Sebelumnya, pendukung Jokowi asal Papua sudah membawakan Tari Pangkur Sagu dan Tari Asmat.
"Dua tarian ini mengajak untuk suatu perubahan, bergandengan tangan. Aceh dan Papua mengajak seluruh elemen Indonesia bersatu," kata Jubir Relawan Papua 4 Jokowi (RP4J) Benny Lefan.
(rvk/rvk)











































