"Ada rambu-rambu penyusunan soal misalnya tidak kontroversial, SARA dan tidak membingungkan," ujar jubir Kemendikbud Ibnu Hamad ketika berbincang, Sabtu (17/5/2014).
Menurut Ibnu, 25 persen soal US dibuat oleh pemerintah pusat. Sisanya dibuat oleh pemerintah daerah.
Soal US juga dibuat sejak Juli 2013 lalu. Sedangkan pencapresan Jokowi pada Maret 2014. Bila ada nama tokoh dalam soal-soal US maka tujuannya murni untuk menguji kompetensi siswa dalam menangkap gagasan suatu wacana tentang biografi tokoh.
"Seperti pada UN SMA 2014, nama Dahlan Iskan masuk di soal IPS. Ada juga nama Iwan Fals dan Rendra. Tahun lalu juga ada nama Roy Suryo," tutur Ibnu.
Mata pelajaran US SD pada hari pertama yakni bahasa Indonesia. Hari kedua matematika dan ketiga IPA.
Sebelumnya, nama Jokowi muncul 2 kali dalam soal UN SMA yakni di mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Mendikbud M Nuh bahkan membentuk tim untuk mengusut adanya nama capres PDIP itu dalam soal UN.
Hasilnya tidak ada unsur kesengajaan dalam pembuatan soal UN tersebut. Soal UN dibuat jauh hari sebelum Jokowi mencapreskan diri.
(nik/asp)











































