"Kita kita karena beberapa hari kemarin ada musibah, kita melihat sekaligus menyerahkan SK dari kepala dinas. Kepala sekolah SDN 09 Makasar Pagi ibu Sri Hartini tugas tambahannya dicopot," kata Kasudin Pendidikan Dasar (Dikdas) Jaktim Nasrudin, di SDN 09 Makasar Pagi, Kampung Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (17/5/2014).
Nasrudin menyatakan, untuk sementara ditunjuk Kepala Sekolah SDN 08 Makasar Pagi Daryanti untuk menjadi Plt menggantikan peran Sri Hartini. Kebetulan SDN 09 dan 08 Makasar Pagi berada di komplek yang sama.
"Bu Sri dipindahkan menjadi guru SD 11 Kebon Pala. Untuk pelakunya, dia ujian tetap ikut. Sejauh mana kesalahannya dan apa hukumannya saya serahkan ke pihak berwenang," ujarnya. Nasrudin menambahkan, Sri sudah legowo dengan pencopotan ini.
Renggo meninggal dunia karena dianiaya kakak kelasnya, S pada Senin (28/4) lalu. Penganiayaan disebabkan masalah sepele yaitu karena Renggo yang sedang jalan terburu-buru tanpa sengaja menjatuhkan makanan ringan S seharga Rp 1.000 hingga terjatuh.
Renggo sudah meminta maaf dan mengganti rugi makanan yang dijatuhkan tersebut. Namun, SY tidak terima. Bersama beberapa rekannya, SY menganiaya Renggo, salah satunya dengan menyumpal mulut adik kelasnya itu dengan gagang sapu. Adapun Renggo tewas setelah dirawat di RS Polri Kramatjati.
(rna/ndr)










































