"Iya, Ketum Hanura Pak Wiranto akan bertemu Ibu Megawati di kediamannya di Teuku Umar pukul 11 besok," ujar Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin singkat kepada detikcom, Jumat (16/5/2014) malam.
Hingga saat ini Partai Hanura belum menentukan arah koalisi. Namun angin politik lebih kuat mengarahkan partai yang meraih suara sekitar 5 persen dalam pemilu legislatif itu akan merapat ke PDIP. Ketua Umum Hanura, Wiranto, bahkan telah memberi sinyal saat rapimnas Hanura pekan lalu jika Hanura tidak akan menjadi oposisi, dan akan lebih memilih partai yang berpotensi menang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau enggak ada perubahan dalam waktu dekat akan ada pertemuan Bu Ketum dengan Pak Wiranto. Insya Allah kalau itu terjadi akan tambah satu parpol yang dukung capres Joko Widodo," kata Puan Maharani di Teuku Umar, Jakpus, Kamis (15/5/2014) lalu.
Komunikasi antara Hanura dengan PDIP lanjut Puan, sudah dilakukan intensif. Bila koalisi ini terwujud maka kekuatan parpol penyokong Jokowi semakin besar setelah NasDem dan PKB yang lebih dulu mendeklarasikan dukungan.
"Kalau lainnya ini dengan Golkar itu sedang penjajakan. Ketum Golkar Ical tentu tunggu hasil Rapimnas tanggal 18 Mei, karena hasil pertemuan hari ini harus disampaikan dengan Partai Golkar," sebutnya.
Puan menegaskan koalisi yang akan dibangun harus memastikan kuatnya pemerintahan dan dukungan di DPR.
"Ini bukan bicara ramping atau gemuk. Masalahnya visi dan misi yang dibawa. Apakah kita satu visi misi atau tidak? Misalnya ada banyak partai yang visi misi yang sama untuk bangun negara, tentu saja kami akan buka pintu seluas-luasnya," ujar Puan.
(rmd/rmd)











































