"Saya sampai di lokasi sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (17/5) dini hari dari Jakarta. Sampai di sini, kondisi kendaraan sudah tak bergerak sepanjang 20 hingga 30 kilometer," ujar Ferry, pembaca detikcom saat dihubungi, Sabtu (17/5/2014) pukul 04.00 WIB.
Ferry menyaksikan, kedua kendaraan tersebut melintang di tengah jalur sehingga menghalangi jalan. Ferry yang hendak berangkat ke Cirebon terpaksa harus berhenti akibat kecelakaan, padahal untuk waktu normal, jarak Jakarta menuju Cirebon dapat ditempuh dalam waktu 5 jam saja.
"Tapi sampai saat ini saya masih tertahan di Pamanukan karena macet total," jelasnya.
Menurut Ferry, ada korban jiwa dan luka-luka akibat kecelakaan itu. Dari pengamatannya, bagian depan truk terlihat ringsek, sementara bagian belakang bus juga mengalami kerusakan yang sama.
"Saya lihat ada sekitar 10 orang penumpang bus yang luka ringan telah dibawa ke pos polisi terdekat. Sementara yang agak parah sudah dievakuasi petugas memakai ambulans. Sepertinya truk menghantam bus ini dari belakang," kata Ferry.
Saat ini petugas Jasa Marga dan polisi telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan beserta para penumpangnya. "Kecelakaan sudah ditangani, tapi belum ada penanganan untuk kemacetan hingga sekarang," sambungnya.
(rni/rmd)











































