"Saya kira demikian intinya itu. Mbak Rachma juga berkenan nanti saya undang ke tempat saya di Bogor. Saya kira itu," kata Prabowo usai bertemu Rachma di kediamannya, Jl Jatipadang no 54A, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (16/5/2014).
Prabowo mengaku perbincangannya dengan Rachma tentang kebangsaan. Prabowo pun sempat menyampaikan pandangannya tentang sosok Bung Karno.
"Saya kira beliau (Soekarno) sosok pemimpin besar pemersatu bangsa yang bisa mempersatukan ratusan suku, kelompok etnis sehingga bisa membawa negara kita merdeka. Saya dari dulu sudah dekat dengan keluarga Soekarno," kata Prabowo.
Rachma pun memuji sosok Prabowo. Menurut Rachma Prabowo punya kemauan menyelesaikan persoalan bangsa.
"Dari pembicaraan-pembicaraan, tadi saya sudah menangkap bahwa beliau memiliki keinginan yang sangat kuat untuk menyelesaikan berbagai hal yang kini tengah di hadapi negara kita," kata Rachma.
"Saya melihat ada suatu niat yang sangat kuat dalam menyelesaikan masalah yang multikompleks," sambungnya.
Dalam perbincangan yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam itu, Rachma mengaku tidak ada pembicaraan mengenai cawapres Prabowo. Rachma juga mengaku tidak memberi masukan siapa yang cocok mendampingi Prabowo dalam pergulatan Pilpres nanti.
"Tidak ada. Saya tidak bicara dalam kapasitas pencalonan cawapres, masalah jabatan atau kekuasaan, atau bagaimana. Tidak ada, tidak ada (usulan soal cawapres)," tandasnya.
(dha/van)











































