Para pendukung Rhoma lainnya yang berada di Posko Riforri di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014), itu berpencar. Pendukung Rhoma yang ada di lantai bawah selanjutnya keluar gedung dan mencopot baliho serta bendera.
Selain mencopot, sebanyak lima orang pendukung Rhoma melancarkan aksi merobek bendera bergambar lambang PKB dan foto Rhoma. Dengan membaca Bismillah, bendera berukuran sekitar 1 kali 1 meter itu pun tersobek.
"Ini sebagai bentuk kekecewaan kami karena Bang Haji (Rhoma) tak diakui oleh PKB telah memberikan Rhoma effect," kata seorang pendukung Rhoma yang ogah disebutkan namanya. Selain mencopot baliho dan merobek bendera, para pendukung Rhoma juga melepasi berbagai atribut lainnya. Seiring dengan itu, hujan deras pun turun.
Penarikan dukungan kepada PKB oleh Rhoma membawa konsekuensi bagi capres yang diusung oleh koalisi PDIP-PKB dan NasDem. Rhoma menyatakan dengan ia menarik dukungan kepada PKB, otomatis pihaknya tak mendukung Joko Widodo (Jokowi).
Meski menarik dukungan ke PKB, Rhoma merasa perjuangannya selama ini tidak ada yang sia-sia. Semua yang dilakukan, ujar dia, untuk mendukung pemilu sesuai kontribusi dalam melaksanakan demokrasi di Indonesia. "Kita juga berhasil mendorong teman-teman di PKB untuk duduk di DPR, tentu itu menjadi amal soleh," tutur Rhoma.
(edo/brn)











































