"Kita tahu 5 bulan ke depan, bulan-bulan politik yang akan hangat luar biasa, siapa Capres Cawapres. Setelah itu siapa presiden dan siapa Wapresnya. Semua hiruk pikuk ini akan berakibat tidak ada yang fokus pada masalah ekonomi," jelas CT di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (16/5/2014).
"Padahal seperti kita ketahui situasi ekonomi di tingkat global domestik banyak tantangan-tantangan yang sangat berat dan luar biasa yang harus diatasi," tambahnya.
Karena alasan demi perekonomian nasional, CT pun akhirnya mau menerima jabatan. Di masa hiruk pikuk politik mesti ada yang fokus mengurus ekonomi.
"Melihat hal seperti ini saya mengikhlaskan diri untuk bekerja lima bulan ini untuk emban jabatan sebagai Menko Perekonomian," tambah dia.
(mpr/ndr)











































