"Dalam Gapeka 2014, beberapa KA diprogramkan untuk berhenti di stasiun tertentu untuk pengisian air," kata Kadaop IV PT. KAI, Wawan Ariyanto di kantornya, Jalan Thamrin, Semarang, Jumat (16/5/2014).
Pengisian air tersebut akan dilakukan selama 15 menit karena satu gerbong rata-rata membutuhkan 60 liter air untuk dua tandon. Sedangkan satu rangkaian KA rata-rata ada delapan gerbong. Air tersebut salah satu kegunaannya untuk persediaan air di toilet yang berada di dalam gerbong.
"Kalau dulu, begitu air habis, petugas bilang baru diisikan," imbuh Asdo Atriviyanto selaku Manager Operasional PT KAI Daop IV.
Tempat pengisian air kereta di Daop IV berada di Stasiun Semarang Tawang untuk KA Gumarang, KA Harina, dan KA Majapahit. Kemudian di Stasiun Poncol untuk KA Brantas dan KA Matarmaja. Sedangkan stasiun Tegal untuk mengisi air KA Menoreh dan KA Kertajaya.
Selain pengisian air, pemasangan CCTV juga dilakukan untuk kenyamanan penumpang agar merasa aman. Meski demikian saat ini aplikasi CCTV masih diberlakukan di KA Argo Sindoro.
"Baru Argo Sindoro satu set CCTV. Bertahap, nanti KA eksekutif akan dipasangi semua, tahun ini," tandas Wawan.
Sementara itu terkait perubahan jadwal KA mulai 1 Juni mendatang, PT KAI terus melakukan sosialisasi kepada penumpang agar memperhatika jadwal keberangkatan agar tidak tertinggal.
"Ini karena ada pengurangan dalam waktu perjalanan setelah diaktifkannya double track," pungkas Wawan.
(alg/aan)











































