"Saya sudah plong. Sejak awal saya mengikuti ini bukan untuk mengejar kursi atau jabatan. Saya murni untuk menyebarkan suatu konsep, menajamkan perdebatan dan persaingan," kata Dino di Sekretariat Konvensi PD, Jl Pati Unus no 75, Jakarta Selatan, Jumat (16/5/2014).
Untuk ke depan, Dino merasa tidak terlalu penting baginya untuk berperan dalam politik praktis. Namun, Dino mengaku tetap akan menyebarkan semangat nasionalisme unggul.
"Masuk partai jelas nggak. Tapi saya tetap akan mengusung dan menyebarkan semangat nasional semua unggul, bagi saya itu abadi dan tidak tergantung pada parpol atau agenda partai, jadi saya tetap mengusung nasionalisme unggul dengan kapasitas apapun," ucapnya.
Mengenai kabar PD mengusung Sri Sultan Hamengku Buwono X, Dino mengatakan hal itu bisa saja terjadi.
"Kemungkinan selalu ada, kalkulasi politik sekarang sangat cair. Dan kita tadi semua juga mendapatkan sms dari presiden, mungkin sudah dengar, semua peserta konvensi dan petinggi partai yang intinya, semua masih serba mungkin. Presiden dalam 2-3 hari ini akan menghitung segala kemungkinan, jadi kalau menurut saya sekarang ini anything is possible. Masih bisa, bukan hanya Sultan saja, skenario apapun masih mungkin," kata Dino.
(dha/trq)










































