Kemendikbud Tak Intervensi Jika Ayu Dipecat dari Kampus

Mahasiswa Poltek Hilang

Kemendikbud Tak Intervensi Jika Ayu Dipecat dari Kampus

- detikNews
Jumat, 16 Mei 2014 07:39 WIB
Kemendikbud Tak Intervensi Jika Ayu Dipecat dari Kampus
Jakarta - Shara Meilanda Ayu tinggal menunggu waktu untuk dikeluarkan dari Politeknik Negeri Jakarta. Jika nantinya Ayu dikeluarkan dari kampus, Kemendikbud tidak bakal mencampuri putusan tersebut.

Kemendikbud memang memiliki peran bagaimana Ayu bisa kuliah di kampus tersebut dan mengambil jurusan Administrasi Niaga. Ayu mendapat beasiswa dan juga biaya hidup Rp 600 ribu setiap bulannya dari Kemendikbud.

Sayangnya kesempatan itu tidak digunakan sebaik-baiknya oleh Ayu. IPK nya hanya 2,3 di semester 1 lalu. Ayu juga sudah tidak hadir dalam perkuliahan dengan total sebanyak 78 jam.

SP3 pun sudah diterima Ayu. Dan kini pengajuan pemutusan studinya sudah dikirim dari pihak jurusan ke kampus. "Kemendikbud tidak akan campuri otonomi kampus. Itu semua dikembalikan ke aturan akademik. Yang tidak boleh adalah adanya mahasiwa yang dikeluarkan karena tidak mampu dalam biaya," kata Jubir Kemendikbud Ibnu Hamad saat berbincang, Jumat (16/5/2014).

Ibnu juga kembali menyesalkan sikap Ayu yang meninggalkan kampus. "Kita hanya berusaha menolong sejak awal," tutupnya.

Ayu adalah putri Sugiyanto. Seorang ayah yang nekat akan menjual ginjal agar putrinya bisa melanjutkan kuliah. Beruntung niat itu tidak sampai terlaksana karena mendapat bantuan beasiswa dari Mendikbud M Nuh.

Sayangnya, setelah kuliah, Ayu malah menyia-nyiakan kesempatan itu dengan kabur ke luar kota untuk menyusul Firmansyah alias Aan, kekasihnya, ke Pangkal Pinang, Bangbel. Aan sendiri disebut-sebut telah memiliki istri dan anak di Bangbel.

(mok/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads