2 Hipotesis Penyebab Meningkatnya Kasus Mers CoV

2 Hipotesis Penyebab Meningkatnya Kasus Mers CoV

- detikNews
Jumat, 16 Mei 2014 00:51 WIB
2 Hipotesis Penyebab Meningkatnya Kasus Mers CoV
Jakarta - Hingga kini WHO belum menetapkan kasus MERS-CoV di Arab Saudi sebagai darurat dunia. Meski begitu tak dapat dipungkiri peningkatan penyebarannya telah cukup meresahkan.

Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes Tjandra Yoga Aditama dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/5/2014), ada dua hipotesis penyebab meningkatnya penyebaran Mers-CoV belakangan ini. Terutama peningkatan penularan virus manusia ke manusia.

"Pertama tidak ada perubahan dari pola penularan dan transmisibilitas virus. Peningkatan semata terjadi karena adanya dua Kejadian Luar Biasa (KLB) infeksi nosokomial (healthcare associated infections/HAIs) di rumah sakit yang melibatkan banyak petugas kesehatan, tindakan pengendalian infeksi yang lemah, dan dilakukannya skrining dan penelusuran kontak yang intensif," jelas Tjandra.

Menurut Tjandra, alasan pertama ini diperkuat dengan temuan di antaranya kasus terinfeksi yang ada di luar Timur Tengah tidak menular lebih luas. Selain itu hasil skrining kontak kasus hanya menemukan sedikit sekali transmisi di rumah tangga.

"Hipotesis kedua adalah adanya peningkatan transmisibilitas dari virus dan menyebabkan lebih mudah menular dari manusia ke manusia. Hal ini berdasar adanya lonjakan kasus dan kemungkinan bahwa surveilans saat ini tidak dapat menangkap kasus-kasus ringan di masyarakat," tutur Tjandra.

Tjandra menambahkan, berdasarkan data WHO peningkatan kasus MERS CoV konfirmasi di dunia sejak pertengahan Maret 2014. Dari 536 kasus sejak April 2012 sampai Mei 2014, 330 orang di antaranya terinfeksi sejak 27 Maret 2012. Sebanyak 290 dari 330 kasus itu terjadi di Saudi Arabia.

(rna/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads