Akankah Prabowo dan Jokowi Menunggu Hasil Rapimnas Golkar dan PD?

Akankah Prabowo dan Jokowi Menunggu Hasil Rapimnas Golkar dan PD?

- detikNews
Kamis, 15 Mei 2014 15:14 WIB
Akankah Prabowo dan Jokowi Menunggu Hasil Rapimnas Golkar dan PD?
Jakarta - Dua partai besar yakni Golkar dan Partai Demokrat mengadakan Rapimnas di last minute jelang pendaftaran pasangan capres. Akankah dua capres yakni Prabowo dan Jokowi menunggu hasil Rapimnas Golkar dan PD?

Golkar dan Demokrat memang menggelar Rapimnas sekitar tanggal 18 Mei. Padahal pendaftaran pasangan capres terakhir tanggal 20 Mei. Bukan tak mungkin Prabowo dan Jokowi menunggu hasil Rapimnas Golkar dan PD sebelum mendeklarasikan pasangan capres-cawapres, lantaran kursi Golkar dan PD cukup besar di parlemen.

"Mereka mungkin tak berminat berkoalisi dengan Ical, tapi dengan Golkar mereka berharap besar," kata pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara, Ahmad Taufan Damanik, dalam siaran pers, Kamis (15/5/2014).

Di last minute Ketum Golkar Aburizal Bakrie dan Ketum PD SBY juga terus melakukan komunikasi dengan sejumlah petinggi parpol. Keduanya hingga kini belum tegas bicara arah koalisi apakah akan mendukung Prabowo, Jokowi atau lainnya. Karena itu dua capres yang diprediksi bakal head to head tersebut kemungkinan akan mendeklarasikan cawapresnya di last minute.

"Ya mau tak mau mereka harus sabar nunggu hasil Rapimnas," jelas Ahmad.

Khusus untuk Golkar masih ada 3 opsi yakni koalisi dengan Jokowi, Prabowo atau membuat poros koalisi dengan PD. "Golkar mau berkoalisi tapi pertanyaannya apa kompensasi bagi Ical yang sudah melepaskan semuanya. Ya yang harus diperhatikan parpol lain terhadap Golkar adalah sisi pragramatismenya," jelas dia.

Sebenarnya Golkar bisa lekas mengamankan posisi di pemerintahan jika Rapimnas dipercepat. "Kalau saya berpendapat Golkar harus mempercepat Rapimnas agar tidak ketinggalan. Tetapi yang pasti harus menentukan sikap apa ke PDIP atau Gerindra, saya menyarankan ke Golkar agar ke PDIP saja karena hanya Jokowi yang berpeluang besar menang. Pengalaman Golkar kan selalu ke pusat kekuasaan," ujar pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing, saat dihubungi terpisah.

Namun kalaupun Golkar tetap menggelar Rapimnas di last minute bersama dengan PD, Emrus yakin Jokowi maupun Prabowo tetap akan menunggu. Lantaran kekuatan dua parpol itu cukup besar untuk mengamankan kebijakan pemerintah di parlemen.

"Mau ke Jokowi atau Prabowo itu hak mereka. Tapi selayaknya menunggu hasil Rapimnas Golkar dan PD itu lebih baik," jelas dia.

Golkar dan PD juga punya sederet tokoh yang disebut-sebut bakal diusung baik sebagai capres maupun cawapres tergantung peta politik terakhir. Partai Demokrat punya sejumlah tokoh potensial peserta konvensi seperti Dahlan Iskan, Gita Wirjawan, Anies Baswedan, Pramono Edhie Wibowo dan lainnya.

Sementara saat ini internal Golkar tengah menggodok enam kader potensial untuk diusung sebagai cawapres, antara lain: Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, Luhut Panjaitan, Ginandjar Kartasasmita, Priyo Budi Santoso, dan Agung Laksono.


(van/fdn)


Berita Terkait