Andi Sudirman, petugas jaga Bendung Katulampa Bogor, mengatakan, debit air Sungai Ciliwung mulai mengalami peningkatan sekitar pukul 16.00 WIB. Sementara pada pukul 16.00 WIB, air naik dengan cepat dari 30 cm menjadi 100 cm.
"30 menit kemudian naik menjadi 130. Kemudian pukul 17.00 WIB kembali naik menjadi 140 centimeter dan bertahan hingga sekarang,β kata Andi Sudirman saat ditemui detikcom di kantornya pukul 17.45 WIB, Kamis (15/5/2014).
Andi mengatakan, hingga saat ini cuaca di kawasan Puncak yang merupakan hulu Sungai Ciliwung, masih diguyur hujan meski dengan intensitas ringan. Hujan dengan intensitas tinggi sudah mengguyur wilayah Bogor dan Puncak sejak sekitar pukul 15.30 WIB.
"Sekarang sudah mulai mereda hujannya," katanya.
Meski demikian, kewaspadaan terhadap dampak buruk luapan Sungai Ciliwung, tetap harus ditingkatkan oleh seluruh warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, terutama warga yang berada di kawasan Timur Jakarta dan sekitarnya.
βTetap harus waspada. Kita khawatirkan hujan juga melanda wilayah Bogor lainnya dan Depok, itu bisa menambah debit Sungai Ciliwung. Sekarang saja (140 cm), air yang mengalir ke Jakarta sebanyak 240 ribu mililiter perdetik, jadi harus tetap waspada,β terang Andi.
(mpr/mpr)











































