"Kejadiannya pukul 12.35 WIB, pick up terguling menjelang km 23 jalur bawah lajur 1 (kiri)," ujar Pipi, petugas Jasa Marga, ketika dihubungi, pukul 14.20 WIB, Kamis (15/5/2014).
Menurut Pipi, saat kejadian sempat menimbulkan kemacetan hingga 2 km. Namun pikap bernopol B 9250 BAC itu kini sudah dievakuasi.
Yang tersisa hanyalah imbas akibat insiden tersebut. Pengendara melambatkan laju kendaraannya untuk melihat-lihat di lokasi kejadian.
"Masih menimbulkan kemacetan dengan kecepatan kendaraan 20-40 km menjelang lokasi kejadian," kata Pipi.
Kecelakaan tunggal tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
(nik/nwk)











































