Fakta Menarik Tentang 10 Caleg DPR dengan Perolehan Suara Tertinggi (1)

Fakta Menarik Tentang 10 Caleg DPR dengan Perolehan Suara Tertinggi (1)

- detikNews
Kamis, 15 Mei 2014 08:39 WIB
Fakta Menarik Tentang 10 Caleg DPR dengan Perolehan Suara Tertinggi (1)
Jakarta - KPU telah menetapkan caleg DPR RI terpilih dari 77 daerah pemilihan. Dari daftar perolehan suara, ada 10 caleg yang raupan suaranya tertinggi se-Indonesia.

Di antara 10 orang itu, ada caleg incumbent yang tentunya sudah memiliki basis massa sendiri. Namun ada pula wajah baru yang melenggang ke Senayan.

Siapa saja mereka? Berikut adalah fakta menarik tentang caleg dengan perolehan suara tertinggi yang dirangkum detikcom, Kamis (15/5/2014).

1. dr. Karolin Margret Natasha (PDIP): 397.481 suara

Karolin adalah anak Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. Ia adalah caleg incumbent yang saat ini duduk di Komisi IX DPR. Perempuan cantik ini sempat tersangkut kasus video porno mirip anggota DPR. Dia diduga pemeran wanita dalam suatu video porno.

Namun dugaan itu belum terbukti sampai saat ini. Penyelidikan dan verifikasi yang dilakukan Badan Kehormatan (BK) DPR dan Polri belum membuahkan hasil.

1. dr. Karolin Margret Natasha (PDIP): 397.481 suara

Karolin adalah anak Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. Ia adalah caleg incumbent yang saat ini duduk di Komisi IX DPR. Perempuan cantik ini sempat tersangkut kasus video porno mirip anggota DPR. Dia diduga pemeran wanita dalam suatu video porno.

Namun dugaan itu belum terbukti sampai saat ini. Penyelidikan dan verifikasi yang dilakukan Badan Kehormatan (BK) DPR dan Polri belum membuahkan hasil.

2. Puan Maharani (PDIP): 369.927 suara

Puan adalah anak dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan almarhum Taufik Kiemas. Terlahir dari keluarga politisi, Puan yang merupakan caleg dari dapil Jateng V ini sudah terbiasa dengan hingar bingar dunia politik.

Saat ini, istri dari Happy Harsono ini menjabat sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga Negara. Menjelang Pemilu 2014, Puan juga ditetapkan sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapillu) PDIP. Di DPR, Puan duduk di Komisi VI. Perempuan kelahiran Jakarta, 6 September 1973 juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP di DPR.

Ia disebut-sebut mengincar kursi cawapres dari capres PDIP Joko Widodo hingga saat ini. Tetapi, berbagai pihak dan juga survei menunjukkan bahwa elektabilitas Jokowi bisa jeblok bila berduet dengan Puan.

2. Puan Maharani (PDIP): 369.927 suara

Puan adalah anak dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan almarhum Taufik Kiemas. Terlahir dari keluarga politisi, Puan yang merupakan caleg dari dapil Jateng V ini sudah terbiasa dengan hingar bingar dunia politik.

Saat ini, istri dari Happy Harsono ini menjabat sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga Negara. Menjelang Pemilu 2014, Puan juga ditetapkan sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapillu) PDIP. Di DPR, Puan duduk di Komisi VI. Perempuan kelahiran Jakarta, 6 September 1973 juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP di DPR.

Ia disebut-sebut mengincar kursi cawapres dari capres PDIP Joko Widodo hingga saat ini. Tetapi, berbagai pihak dan juga survei menunjukkan bahwa elektabilitas Jokowi bisa jeblok bila berduet dengan Puan.

3. Wayan Koster (PDIP): 260.342 suara

Wayan Koster merupakan caleg incumbent yang saat ini duduk di Komisi X DPR. Caleg asal Bali ini pernah diperiksa KPK terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pelaksanaan proyek PT DGI dan pencucian uang Nazaruddin pada bulan Desember 2013. Usai diperiksa, Koster mengaku diperiksa penyidik tentang pembahasan APBN di DPR.

Nama Koster juga disebut oleh mantan Bendum PD Nazaruddin yang merupakan pemilik Grup Permai dalam persidangan di Pengadilan Tipikor pada Januari 2014. Nazar menyebut Koster sebagai salah satu yang kecipratan uang Rp 21 miliar untuk pengurusan proyek Hambalang.Β 

3. Wayan Koster (PDIP): 260.342 suara

Wayan Koster merupakan caleg incumbent yang saat ini duduk di Komisi X DPR. Caleg asal Bali ini pernah diperiksa KPK terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pelaksanaan proyek PT DGI dan pencucian uang Nazaruddin pada bulan Desember 2013. Usai diperiksa, Koster mengaku diperiksa penyidik tentang pembahasan APBN di DPR.

Nama Koster juga disebut oleh mantan Bendum PD Nazaruddin yang merupakan pemilik Grup Permai dalam persidangan di Pengadilan Tipikor pada Januari 2014. Nazar menyebut Koster sebagai salah satu yang kecipratan uang Rp 21 miliar untuk pengurusan proyek Hambalang.Β 

4. Rieke Diah Pitaloka (PDIP): 255.044 suara

Duduk di Komisi IX DPR RI, Rieke dikenal sebagai aktivis yang vokal memperjuangkan isu buruh dan gender. Di Pileg 2014, ia menjadi caleg PDIP yang lolos dari dapil Jabar VII.

Karir Rieke diawali sebagai aktris sinetron dan populer berkat perannya sebagai Oneng di sitkom Bajaj Bajuri. Ia juga aktif di dunia teater. Masuk ke dunia politik, lulusan pasca sarjana Filsafat UI juga sempat mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Jabar. Saat itu, ia berpasangan dengan aktivis antikorupsi Teten Masduki.

4. Rieke Diah Pitaloka (PDIP): 255.044 suara

Duduk di Komisi IX DPR RI, Rieke dikenal sebagai aktivis yang vokal memperjuangkan isu buruh dan gender. Di Pileg 2014, ia menjadi caleg PDIP yang lolos dari dapil Jabar VII.

Karir Rieke diawali sebagai aktris sinetron dan populer berkat perannya sebagai Oneng di sitkom Bajaj Bajuri. Ia juga aktif di dunia teater. Masuk ke dunia politik, lulusan pasca sarjana Filsafat UI juga sempat mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Jabar. Saat itu, ia berpasangan dengan aktivis antikorupsi Teten Masduki.

5. Edhie Baskoro (Demokrat): 243.747 suara

Edhie Baskoro Yudhoyono adalah caleg Partai Demokrat yang lolos dari Dapil Jatim VII. Anak kedua dari Presiden SBY ini sempat menjadi anggota DPR periode 2009-2014. Namun, pada Februari 2013, pria yang akrab disapa Ibas mengundurkan diri dengan alasan akan fokus pada urusan partai dan dia mengaku sedang banyak persoalan termasuk kondisi anaknya yang sakit. Β Β Β 

Pria kelahiran Bandung, 24 November 1980 ini juga menjabat sebagai Sekjen Partai Demokrat. Bersama sang istri Aliya Rajasa, Ibas terus mengikuti SBY saat kampanye Pileg.

Nama Ibas sempat disebut oleh mantan Ketum PD Anas Urbaningrum yang terjerat kasus Hambalang. Anas pun meminta Ibas dan SBY untuk menjadi saksi meringankan bagi dirinya. Namun keduanya menolak menjadi saksi karena merasa tak punya hubungan dengan kasus Hambalang.

5. Edhie Baskoro (Demokrat): 243.747 suara

Edhie Baskoro Yudhoyono adalah caleg Partai Demokrat yang lolos dari Dapil Jatim VII. Anak kedua dari Presiden SBY ini sempat menjadi anggota DPR periode 2009-2014. Namun, pada Februari 2013, pria yang akrab disapa Ibas mengundurkan diri dengan alasan akan fokus pada urusan partai dan dia mengaku sedang banyak persoalan termasuk kondisi anaknya yang sakit. Β Β Β 

Pria kelahiran Bandung, 24 November 1980 ini juga menjabat sebagai Sekjen Partai Demokrat. Bersama sang istri Aliya Rajasa, Ibas terus mengikuti SBY saat kampanye Pileg.

Nama Ibas sempat disebut oleh mantan Ketum PD Anas Urbaningrum yang terjerat kasus Hambalang. Anas pun meminta Ibas dan SBY untuk menjadi saksi meringankan bagi dirinya. Namun keduanya menolak menjadi saksi karena merasa tak punya hubungan dengan kasus Hambalang.
Halaman 2 dari 12
(jor/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads