"Ini sudah ke tiga kali dan sudah mulai meresahkan warga," ujar Krisdiyanto usai acara tatap muka dengan kepala suku dinas Jakarta Timur di Pulogadung, Rabu (14/5/2014).
Aksi kriminal itu telah lama dikeluhkan dan membuat resah warga. Melihat hal itu pihaknya meminta warga untuk lebih waspada.
"Biasanya kriminal terjadi karena ada kesempatan dan peluang, bisa saja ada pengendara yang niatnya melintas begitu melihat sasaran orang berpacaran ditempat sepi lalu nekat melakukan perampokan, kejahatan itu terjadi karena ada kesempatan dan peluang," imbuhnya.
Fly over sendiri kerap menjadi sasaran bagi pasangan muda-mudi menghabiskan waktu untuk pacaran. Hal itu dikarenakan kondisi jalan yang kurang penerangan.
"Di sana sudah ada lampu dan memang kurang terang karena sudah standarnya seperti itu, kecuali kalau lampunya mati nanti kita ganti," ungkapnya.
Seperti diketahui, Ari Winata (21), warga Kelurahan Pekayon, Jakarta Timur, tewas setelah dibacok di flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (13/5) malam oleh dua pria tak dikenal. Ari dibacok saat tengah berpacaran bersama kekasihnya, di lokasi tersebut. Pelaku mencoba merampas sejumlah barang-barang milik korban. Saat ini, pelaku masih diselidiki aparat kepolisian.
(edo/nal)











































