Dephan : AMIZ Bukan Ancaman

Dephan : AMIZ Bukan Ancaman

- detikNews
Sabtu, 18 Des 2004 13:02 WIB
Jakarta - Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Departemen Pertahanan (Dephan) Mayjen Sudrajat menilai konsep Australian Maritime Identification Zone (AMIZ) bukan ancaman selama tidak mengganggu yurisdiksi kedaulatan RI."Itu bukan sistem pertahanan, itu information maritime zone. Selama tidak menyangkut masalah yurisdiksi kedaulatan, itu bukan ancaman. Jadi itu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang kapal yang masuk ke Australia dan sejauh ini tidak mengganggu keamanan."Demikian disampaikan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Departemen Pertahanan (Dephan) Mayjen Sudrajat usai diskusi bertajuk 'Relevansi Bisnis Militer terhadap Anggaran Pertahanan dan Militer' di Mario's Place, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/12/2004).Konsep AMIZ dipaparkan Menteri Pertahanan Australia Robert Hill saat kunjungan di Indonesia, Jumat (17/12/2004) kemarin. Dalam konsep AMIZ, yang mencolok adalah jangkauan surveilance yang berjarak 1.000 mil laut atau 1.850 km dari bibir pantai daratan Australia. Jarak tersebut dapat menjangkau dua per tiga wilayah perairan Indonesia. RI meminta Australia mengkaji ulang konsep AMIZ tersebut. "Kemampuan radar 1.850 km tidak akan mengganggu. Jika terintimidasi kita akan respon," lanjutnya.Panggil MenhanDalam kesempatan yang sama, DPR akan memanggil Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono untuk meminta penjelasan tentang konsep AMIZ yang diterapkan pemerintah Australia."Ya setelah reses, kita akan panggil pemerintah," kata Anggota DPR Komisi I Soeripto. Soeripto menilai konsep AMIZ merupakan intervensi dan mengancam kedaulatan RI. "Kita harus menentang dan menolak," ujarnya. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads