"Ini tentunya jadi kreativitas dari timnya Jokowi ataupun Jokowi sendiri untuk tidak melulu mempublish Jokowi yang itu-itu saja. Jokowi yang dekat dengan rakyat. Berbaur gaya blusukannya, saya kira itu yang harus mulai ditinggalkan," ujar peneliti senior Pusat Data Bersatu (PDB) Agus Herta usai jumpa pers rilis Survei PDB 'Indonesia Mencari Pemimpin' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (14/5/2014).
Menurut Agus, tim Jokowi harus melakukan terobosan dalam kreatifitas kegiatan Jokowi, tidak terfokus hanya pada blusukan. Sebab menurutnya, tidak semua segmen masyarakat Indonesia tertarik dengan gaya Jokowi yang gemar blusukan.
Jokowi, lanjut dia, harus lebih menonjolkan ketegasan dan kewibawaan sebagai pemimpin.
"Karena masyarakat yang suka dengan cara pendekatan Jokowi hanya mentok 30 persen. 70 persen lagi suka sosok lain. Apakah ketegasannya, wibawanya itu seharusnya yang dimainkan Jokowi dan timnya," pungkas Agus.
(rmd/trq)











































